Prawiro Sudirjo

Asal Usul Nama Daerah Cibarusah

Pada Jaman Pra kemerdekaan di daerah perbatasan Jonggol dan Bekasi. Sekelompok Ulama berkumpul. Mereka mencari tempat tersembunyi dari Penjajah Jepang. Untuk merencanakan tempat pelatihan tempur bagi para santri. Waktu itu di bawah naungan PETA atau Pembela Tanah Air. Mereka berdiskusi sangat seru. Karena waktu sholat sudah masuk. Akhirnya rapat dihentikan dahulu.


Para Ulama berkeliling mencari air untuk berwudhu. Ada yang mendapatkan air tapi air tersebut ternyata tidak sah untuk wudhu karena kotor dan terkena najis. 


Ada juga yang membawa air, namun ternyata airnya tidak memenuhi syarat. Namun tidak juga menemukannya. Akhirnya salah seorang ulama yang paling sepuh menganjurkan untuk berdoa bersama dipimpin oleh Kyai sepuh. 


Sang Kyai memimpin doa agar kekeringan di daerah itu segera sirna. Setelah berdoa Pak Kyai menancapkan tongkatnya di bawah pohon. Ketika tongkat itu dicabut. Keluarlah air mancur dari lubang bekas tongkat tadi. 


Semua Ulama yang hadir bertakbir dan bersyukur kepada Allah SWT. Salah seorang Kyai lalu berkata  nah ini cai baru sah. (Cai = air dalam Bahasa Sunda).

Sejak itulah daerah tersebut dinamakan Kampung Cibarusah. Yang terletak di daerah perbatasan Kabupaten Bekasi dan Jonggol Bogor.


PENULIS

Prawiro Sudirjo

ASAL CERITA

Bekasi Jawa Barat

BAHASA

Bahasa Indonesia

KATEGORI

Dongeng

LABEL

Tidak Ada Label
Favoritkan
Belum ada tanggapan di cerita ini
v: 2.1.0